Hasil imbang ini membuat posisi di Serie A tidak berubah, karena Juventus tetap kokoh di puncak klasemen dengan 58 poin, sedangkan Roma masih tertahan di peringkat kedua, tertinggal sembilan poin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Roma menjadi klub pertama yang mencatatkan enam hasil imbang beruntun. Rekor hasil imbang di kandang secara berturut-turut sampai saat ini masih dipegang Udinese dan Pescara yakni sembilan kali beruntun.
Setelah hasil imbang tersebut, Roma juga bermain imbang saat menghadapi AC Milan (0-0), Lazio (2-2), Empoli (1-1), Parma (0-0), dan terakhir Juventus (1-1) pada dini hari tadi.
Kuat di Kandang
Enam hasil imbang beruntun itu membuat Roma gagal menipiskan jarak dengan Juventus di klasemen Serie A.
Terlepas dari hasil imbang beruntun itu, Roma belum pernah kalah saat bertanding di kandang, Stadion Olimpico, selama liga musim ini. Terakhir kali, Roma kalah di kandang saat bertanding melawan Juventus pada musim lalu. Saat itu Roma kalah 0-1 dari si Nyonya Tua.
Selain itu ketika bermain di kandang selama musim ini, Roma berhasil meraup 27 poin dari maksimal 39 poin. Torehan itu hanya kalah dari Juventus yang meraih 32 poin.
Catatan tersebut lebih baik saat mereka bertanding di kandang lawan.
Hingga pekan ke-25, Roma telah tumbang dua kali di kandang lawan. Kekalahan itu pun datangnya dari rival yang kini bersaing di tiga besar Serie A, Juventus (2-3) dan Napoli (0-2).
Selain itu Roma juga hanya mampu mendapatkan 22 poin dari potensi 36 poin yang dapat mereka raih ketika melawat ke kandang lawan.
Di balik itu, faktanya Roma belum pernah menang di Serie A sejak awal Desember lalu. Hal itu semakin menjauhkan Roma dari Juve dengan selisih sembilan poin atau poin penuh dari tiga pertandingan.
Pelatih AS Roma, Rudy Garcia, kini ditekan untuk mampu memotivasi pasukannya untuk mendapatkan hasil positif di hadapan pendukung fanatik mereka. Jika itu tak terjadi hingga akhir musim ini, mungkin bukan hanya sekedar trofi saja yang melayang dari tangan Garcia. (kid/kid)