Cetak biru itu diterima Deputi Menteri Olahraga Yunani, Stavros Kontonis, pada Rabu (4/3). Lewat cetak biru itu otoritas klub menginginkan pemerintah kembali mengizinkan kompetisi sepak bola dibuka kembali.
Sepekan lalu pemerintah Yunani menghentikan kompetisi menyusul kerusuhan yang terjadi dalam pertandingan Derby Athena antara Panathinaikos dan Olympiakos Piraeus sepekan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa di antaranya adalah pelarangan total kepada suporter yang terlibat kerusuhan untuk hadir di stadion selama semusim, hukuman yang lebih tegas untuk pelaku kerusuhan.
Borovilos juga menyatakan pihaknya akan memperkenalkan teknologi tiket elektronik untuk diterapkan semua klub Yunani mulai musim depan. Hal itu, lanjut Borovilos, sejalan dengan permintaan pemerintah.
Persoalan upaya mengatasi kerusuhan suporter itu sendiri disimpulkan sementara usai pertemuan dua hari antara dewan Super Liga setelah pemerintah yang baru terpilih dari Parai Syriza menghentikan kompetisi.
Penghentian kompetisi itu sendiri bukanlah yang pertama. Sepanjangmusim ini pemerintah Yunani sudah menghentikan tiga kali jalannya kompetisi.
Kontonis yang mewakili pemerintah akan mengumumkan putusan terkait kompetisi sepak bola hari ini. Keputusan itu akan menentukan nasib kompetisi pada akhir pekan nanti.
"Kami dengan suara bulat memutuskan untuk meminta menteri mengizinkan melanjutkan kompetisi, (dan) menunjukkan sepak bola yang dipenuhi kekerasan tak diinginkan siapapun. Tanggapan langsung atas kerusuhan adalah komitmen (setiap klub). Namun, jangan harap semuanya akan berubah dengan sebuah tombol ajaib. Itu tidak akan bekerja," kata Borovilos pada awal pekan ini seperti dikutip media-media setempat. (kid/kid)