Bahkan, bagi diri penyerang asal Portugal tersebut, kesempurnaan penampilan pun harus dimiliki duplikat sosok dirinya dalam bentuk patung lilin, sehingga setiap bulannya ia mengirimkan penata rambut pribadi untuk mengurus mahkota kepala dari sang patung.
Hal ini diungkapkan Gonzalo Presa, seorang direktur komunikasi dari Museo de Cera, atau museum patung lilin kota Madrid, kepada radio lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
"Tiap bulan ia akan mengirimkan penata rambut pribadinya untuk menyisir rambut patung. Memang, rambut patung Cristiano itu adalah rambut alami. Bukan wig dan didatangkan dari India."
(vws)