Cruyff yang juga legenda--sekaligus mantan pelatih--Barcelona itu menyorot sosok Zidane yang tak memiliki lisensi sebagai pelatih. Seperti dikutip Marca, Cruyff menyatakan keputusan Madrid mempercayakan tim yang berpotensi menjadi tim masa depan mereka kepada seorang pelatih tanpa lisensi adalah suatu hal yang 'absurd'.
"Anda harus memiliki lisensi (untuk melatih). Madrid benar-benar kacau karena seharusnya mereka sadar (Zidane tak memiliki lisensi)," ujar Cruyff kritis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Justru itu, kata Cruyff, tanpa lisensi kepelatihan Zidane berisiko akan mengalami hambatan.
Alasan lain yang dinilai Cruyff tentang Zidane yang belum memiliki lisensi sampai saat ini adalah tak ada lagi yang bisa mengajarinya.
"Dengan pengalaman bertahun-tahun yang dimiliki Zidane dan juga menjadi asisten (Carlo) Ancelotti, siapa yang akan mengajarkannya (melatih)?" tutur Cruyff.
Namun, pria yang melegenda sebagai pionir strategi Total Football itu memiliki pengalaman yang membantah alasan di atas. Pasalnya, ketika dirinya ingin mengambil lisensi kepelatihan UEFA, pertanyaan itu mampir kepadanya.
"Bagaimana seseorang akan menjelaskan mengenai teknik manajerial kepada saya, ketika saya lebih tahu (strategi dan teknik sepak bola) dibandingkan dirinya?" tutur Cruyff mengenang masa tersebut.
Selama kariernya sebagai pelatih Cruyff hanya menjadi juru taktik bagi dua klub, Ajax Amsterdam dan Barcelona. (kid/kid)