Schoonbaert adalah pria 41 tahun asal Belgia yang sedang sekarat. Sudah 37 operasi dilakukannya dalam 20 tahun terakhir, namun seluruh usaha itu gagal membuahkan hasil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Namun, sebelum mengakhiri hidupnya, Schoonbaert punya permintaan terakhir. Sebagai suporter setia Club Brugge, Schoonbaert ingin menyaksikan klub kesayangannya tersebut meraih kemenangan.
"Ini adalah keinginan terakhir saya sebelum meninggal, untuk melihat tim saya meraih satu kemenangan lagi," ujar Schoonbaert.
[Gambas:Twitter]
Bersama dengan istri dan putrinya yang berusia 7 tahun, Schoonbaert mendapat penghormatan untuk melakukan kickoff sebelum pertandingan Club Brugge melawan Moeskroen berlangsung. Schoonbaert meniupkan peluit tanda pertandingan dimulai.
Di pinggir lapangan, para suporter Brugge membentangkan spanduk yang bertuliskan, "You'll Never Walk Alone Lorre."
Sebelum pertandingan dimulai, Schoonbaert juga mendapatkan kesempatan bertemu dengan penjaga gawang Club Brugge, Mat Ryan.
"Kini saya sangat bahagia. Ini akan menjadi kenangan bagi putri saya, yang dapat ia kenang sepanjang hidupnya," ujar Schoonbaert melanjutkan.
"Impian terakhir saya telah menjadi kenyataan. Saya dapat meninggal dengan tenang sekarang. Saya akan merayakannya dari surga," sambungnya.
Sebuah postingan dari keluarga Schoonbaert di Facebook, akhirnya mengonfirmasi kepergian suporter setia Brugge itu, Selasa (3/3).
Selamat tinggal Lorre! You'll Never Walk Alone! (har/har)