Pemenang All England tahun lalu itu menang 21-14 18-21 21-19 dalam tempo satu jam empat menit.
Set pertama direbut Tontowi/Liliyana dengan mudah. Mereka langsung unggul 5-0 dan selalu dalam posisi memimpin, meski beberapa kali Chris/Gabrielle sempat menipiskan jarak jadi hanya satu poin. Set ini ditutup dengan skor 21-14 untuk pasangan Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di set ketiga pertandingan berjalan ketat. Sempat memimpin 11-10, Chris/Gabriele kemudian memberikan perlawanan sengit dan berbalik memimpin 12-11. Namun setelah skor 18-18 pasangan ganda campuran Indonesia mendapat angin dan menutup laga dengan 21-19.
Mereka mengalahkan pasangan Demark Mads Pieler Kolding/Kamilla Rytter Juhl dengan melalui pertarungan tiga set 20-22, 21-19, dan 21-14 dalam tempo satu jam dua menit.
Di semifinal, Praveen/Debby ditunggu lawan kuat yakni unggulan pertama Zhang Nan/Zhao Yunlei. Pasangan Cina ini sebelumnya menang dua game atas ganda Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Kim Ha Na, dengan 21-19 dan 25-23.
Sementara itu, di partai lainnya Tontowi/Liliyana akan berhadapan dengan pasangan Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen yang merupakan unggulan kedua turnamen ini. (vws)