Kapten Espanyol Bantah Tuduhan Match Fixing
Vriana Indriasari | CNN Indonesia
Sabtu, 07 Mar 2015 19:01 WIB
Spanyol , CNN Indonesia -- Kapten tim Espanyol, Sergio Garcia membantah terlibat kasus pengaturan skor atau match fixing seperti yang disebutkan mantan General Manajer Osasuna, Angel Vizcay.
Bantahan itu disampaikannya dalam sebuah acara yang dipandu Jose Ramon de la Morena seperti yang dituliskan Football Espana. "Saya tak pernah terlibat kasus kriminal apapun, juga yang terkait dengan olahraga," kata Garcia dalam acara tersebut.
Menurut Garcia, berita yang beredar telah merugikannya sebagai pemain sepak bola profesional. Dan untuk itu, Garcia menegaskan dirinya siap kapanpun diminta menghadiri persidangan terkait kasus tersebut.
Pemain berusia 31 tahun itu merasa perlu hadir di persidangan untuk mengklarifikasi kejadian yang sebenarnya.
Tak hanya itu, pria kelahiran Barcelona ini juga berharap adanya praduga tak bersalah terhadapnya sesuai hukum yang berlaku. "Saya berhak secara hukum untuk mendapat perlindungan, secara integritas maupun nama baik, dari mereka yang ingin menghancurkan saya."
Vizcay menyebut Garcia sebagai salah satu dari tiga nama yang terlibat.
Garcia disebut terlibat perbuatan pengaturan skor ini saat Espanyol bertanding melawan Osasuna yabng berakhir dengan hasil imbang 1-1.
Pengaturan skor dalam laga tersebut tercium Liga Sepak Bola Profesional Spanyol, LFP. Menurut operator Liga Spayol itu, Osasuna sepakat membayar sebesar 250 ribu euro untuk hasil imbang tersebut.
(vri)
Menurut Garcia, berita yang beredar telah merugikannya sebagai pemain sepak bola profesional. Dan untuk itu, Garcia menegaskan dirinya siap kapanpun diminta menghadiri persidangan terkait kasus tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, pria kelahiran Barcelona ini juga berharap adanya praduga tak bersalah terhadapnya sesuai hukum yang berlaku. "Saya berhak secara hukum untuk mendapat perlindungan, secara integritas maupun nama baik, dari mereka yang ingin menghancurkan saya."
Garcia disebut terlibat perbuatan pengaturan skor ini saat Espanyol bertanding melawan Osasuna yabng berakhir dengan hasil imbang 1-1.
Pengaturan skor dalam laga tersebut tercium Liga Sepak Bola Profesional Spanyol, LFP. Menurut operator Liga Spayol itu, Osasuna sepakat membayar sebesar 250 ribu euro untuk hasil imbang tersebut.
(vri)