"Instruksi mencuci jersey. Berikan jersey ini pada wanita Anda. INI TUGAS MEREKA," demikian kata-kata yang tertera di label yang terdapat di bagian dalam seragam yang diproduksi Salvo tersebut.
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada sama sekali maksud untuk merendahkan wanita. Justru sebaliknya, belajarlah merawat pakaian dari wanita karena mereka lebih telaten."
"Terkait multi-interpretasi yang timbul kami memohon maaf sebesar-besarnya, demikian penjelasan dari kami. Terimakasih."
Sementara itu, Sekertaris Perusahaan PBFC, Donny Fahrochi, berkata bahwa kasus ini membuat Pusam Borneo akan lebih berhati-hati lagi di masa depan dengan lebih memperhatikan isu gender.
"Kritikan ini juga menjadi perhatian bagi kami," kata Donny saat dihubungi oleh CNN Indonesia.
Menurut Donny, rancangan jersey sendiri merupakan ranah dari Salvo sehingga PBFC tidak ikut terlibat dalam pembuatan atau pengesahan kata-kata pada label. Sementara itu, prihal langkah selanjutnya dari PBFC, misalnya dengan menarik label dari seragam, Donny berkata bahwa ia masih berkoordinasi dengan pihak Salvo.
"Belum ada keputusan yang diambil. Dalam beberapa hari ini kami masih terus berhubungan dengan Salvo, karena masalah jersey memang domain Salvo." (vws)