Begitu pertandingan dimulai, Alexis Sanchez langsung menggebrak di menit ketiga lewat tusukannya dari sisi kiri. Namun tendangannya masih lemah sehingga mudah saja dihalau oleh Smalling.
Pada menit ke-20, United mendapatkan peluang emas untuk mencetak gol pembuka. Umpan panjang Di Maria berhasil diambil oleh Marouane Fellaini di kotak penalti yang langsung meneruskannya pada Ashley Young. Sayang, tendangan Young masih jauh dari sasaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berawal dari Ozil di sisi kiri, gelandang Jerman tersebut memberikan umpan pada Oxlade-Chamberlain. Oxlade-Chamberlain sukses mempertahankan bola meski dikepung oleh barisan pertahanan United.
Kebobolan satu gol, United langsung berusaha membalas. Gol penyama kedudukan yang diharapkan oleh United ternyata datang empat menit kemudian lewat sundulan kepala Wayne Rooney.
Gol Rooney ini sendiri ditandai oleh kejelian Di Maria yang melihat posisi Rooney dan mengirimkan umpan yang akurat kepada mantan pemain Everton itu.
Setelah kedudukan 1-1, pertandingan menjadi semakin menarik. Baik United maupun Arsenal sama-sama makin agresif menekan lawan dan berupaya mencari gol tambahan. Tempo pertandingan pun menjadi makin tinggi.
Peluang terbaik United untuk mencetak gol kedua ada pada menit ke-42 saat tendangan Voli Di Maria berhasil diblok oleh Szczesny sementara kesempatan Arsenal untuk mencetak gol ada pada saat tendangan bebas Santi Cazorla masih mampu diamankan oleh De Gea dua menit kemudian.
Manchester United (4-2-3-1)
De Gea ; Valencia, Smalling, Rojo, Shaw ; Ander Herrera, Blind ; Di Maria, Fellaini, Young ; Rooney
Arsenal (4-3-3)
Szczesny ; Bellerin, Mertesacker, Koscielny, Nacho Monreal; Oxlade-Chamberlain, Coquelin, Cazorla ; Ozil, Welbeck, Sanchez (ptr/ptr)