Schwantz mengatakan, pebalap seperti Lorenzo, Valentino Rossi, dan Dani Pedrosa, tidak boleh membiarkan Marquez mendapatkan penampilan yang konsisten, seperti ketika pebalap 22 tahun itu meraih sepuluh kemenangan beruntun di awal musim lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Schwantz mengatakan, Lorenzo, Rossi, dan Pedrosa, harus memanfaatkan setiap kesalahan yang dilakukan Marquez dan jangan biarkan The Baby Alien berkembang.
"Itu yang sering dilakukan Marquez jika ada pebalap lain menyalipnya. Dia dengan cepat berusaha menyalip lagi. Anda harus mencoba, meski pada akhirnya tetap kalah. Kenapa tidak mencoba?" sambung legenda MotoGP asal Amerika Serikat itu.
Schwantz juga mengomentari penampilan Pedrosa, yang merupakan rekan setim Marquez. Schwantz menganggap Pedrosa sebagai 'korban' kehebatan Marquez sesungguhnya.
"Marquez jelas berhasil mengalahkan rekan setimnya (Pedrosa). Pengalaman saya, seorang pebalap paling benci dikalahkan rekan setimnya sendiri," ujar Schwantz.
MotoGP 2015 akan dibuka dengan balapan di Sirkuit Losail, Qatar, 29 Maret mendatang. (har/har)