Cotto yang telah mengontrak pelatih Pacquiao, Freddie Roach, untuk bekerja sama dengannya pada beberapa pertarungan terakhir, menjadikan Roach sebagai salah satu faktor yang bisa membuat Pacquiao menang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Manny akan memafaatkan kesalahan itu...saya akan menjagokan Manny."
"Saya kira daya ledak dan kecepatan Manny akan mempengaruhi performa Floyd. Daya ledak itu akan menjadi keuntungan," kata Cotto. "Ia bisa bergerak dari satu titik ke titik lainnya dalam waktu kurang satu satu detik."
Analisis yang diberikan oleh Cotto ini serupa dengan yang dilontarkan oleh Evander Holyfield dan juga Oscar De La Hoya.
"Satu-satunya cara bagi Pacquiao untuk menang adalah jika dia sukses menyudutkan Mayweather Jr. dan menyerangnya. Namun, pertanyaannya adalah mampukah Pacquiao melakukan hal itu?" kata Holyfield bertanya pada pekan lalu.
Akan tetapi, tak seperti Cotto yang menjagokan Pacquiao, Holyfield berkata bahwa petinju Filipina tersebut tak mampu melakukannya.
Di tempat berbeda De La Hoya berkata bahwa Pacquiao harus memiliki kondisi fisik prima karena harus bergerak ke sana kemari untuk mendaratkan pukulan.
"Pacquiao harus aktif bergerak. Ia harus melontarkan pukulan dari berbagai sisi dan mencari celah untuk melakukan serangan," ujar pria yang sempat dijuluki 'Golden Boy' ini.
"Pacquiao harus terus melontarkan jab dan kakinya harus aktif bergerak masuk ke dalam jangkauan Mayweather Jr. dan kemudian keluar, ke kanan dan ke kiri, begitu seterusnya," katanya menambahkan. (vws)