Forlan mencetak 36 gol dari 112 pertandingan untuk Urugyay dalam periode waktu bermain 13 tahun. Ia juga pernah bermain dalam tiga Piala Dunia.
Forlan mengumumkan pengunduran dirinya di Jepang, di negara tempatnya berkarier saat ini bersama Cerezo Osaka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tahu ini momen yang tepat untuk istirahat dari 'seleccion'. Akan ada banyak pertandingan penting sebentar lagi seperti Piala Amerika dan juga kualifikasi Piala Dunia.
Forlan, seorang anak sekaligus cucu dari pemain timnas Uruguay, mencapai puncak penampilannya dalam balutan seragam timnas Uruguay pada Piala Dunia 2010. Ia bahkan terpilih sebagai pemain terbaik di Piala Dunia tersebut berdasarkan survei FIFA.
Uruguay, negara yang merebut juara dunia pada 1930 dan 1950, tak begitu sukses di kompetisi antarbangsa, setelah mereka mencapai semifinal pada Piala Dunia 1970.
Forlan adalah simbol dari kebangkitan Uruguay di bawah pelatih Oscar Washington Tabarez, pelatih yang juga membawa Uruguay juara Piala Amerika empat tahun lalu di Argentina.
Uruguay sendiri akan berjuang untuk mempertahankan Piala Amerika yang akan diselenggarakan di Chili mulai 11 Juni.
Forlan bergabung dengan Osaka tahun lalu, setelah ia bermain untuk Independiente, Man United, Villareal, Atletico Madrid, Inter Milan, dan Internacional. (vws)