Atleti lolos ke perempat final setelah menang adu penalti 3-2. Babak adu penalti itu berlangsung setelah agregat gol dua tim imbang hingga akhir babak tambahan dini hari tadi.
Seperti dikutip Football-Espana,secara khusus, Torres mendedikasikan gol penaltinya bagi Koke. Koke adalah algojo keempat Atleti yang gagal menjalankan tugasnya dini hari tadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Koke, algojo penalti pertama Atleti, Raul Garcia pun gagal melaksanakan tugasnya. Di kubu lawan algojo pertama Hakan Calhanoglu, algojo ketiga Omer Toprak, dan algojo terakhir Stefan Kiessling lah yang gagal menjalankan tugasnya.
Pada pertandingan dini hari tadi, Atleti unggul cepat lewat sepakan Mario Suarez dari luar kotak penalti pada menit ke-27. Tendangan Suarez memanfaatkan assist sundulan Cani itu tak mampu dihalau kiper Leverkusen Bernd Leno.
"Kami mengontrol pertandingan, setelah mencetak gol, namun itu tidaklah mudah. Hasil ini memang tak adil. Ada banyak keberuntungan dalam penalti," kata Torres.
Pria yang akan berulang tahun ke-31 pada 20 Maret nanti itu pun memuji penampilan kiper pengganti, Jan Oblak. Kiper asal Slovenia itu masuk di menit ke-23 mengganti seniornya, Miguel Moya yang cedera.
Penampilan Oblak menggagalkan tiga penalti pemain Leverkusen serta kemampuannya menjaga gawang tak kebobolan hingga menit akhir itulah yang dipuji Torres. Bagi Torres, penampilan kiper berusia 22 tahun itu cukup brilian dini hari tadi.
"Dia pantas untuk ini. Tak mudah ketika kamu tak pernah bermain--tetapi dia memiliki permainana yang hebat dan menyatu bersama kami. Kami akan menolong dia dan menolong dia tumbuh. Dia akan menjadi kiper kami untuk bertahun-tahun mendatang," kata Torres. (kid/kid)