Seperti dilansir Reuters, Direktur otoritas sepak bola Inggris (FA) Greg Dyke pada Selasa lalu mengatakan dirinya khawatir tentang intensitas pemain yang mengurubungi wasit untuk melakukan protes. Atas dasar itu Dyke mengaku telah mengirimkan surat peringatan kepada seluruh klub di Inggris bahwa aksi itu tak akan mendapatkan toleransi.
Peningkatan sanksi itu, kata Dyke, sedang dipertimbangkan FA. Hal itu dilakukan setelah insiden pengerubungan wasit yang dilakoni sembilan pemain Chelsea dalam laga leg kedua Liga Champions di Stamford Bridge, London, pekan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya percaya ini penting, khususnya untuk klub profesional, guna memberikan contoh sehingga perilaku seperti itu tidak direplikasikan dalam lapangan dan di tingkat pesepak bola usia muda. Penanganan masalah ini perlu dipastikan berlaku di seluruh pertandingan," kata Dyke.
Pekan lalu, Chelsea dikritik karena sembilan pemainnya mengerubungi wasit Bjorn Kuipers dalam laga Liga Champions menjamu PSG setelah Zlatan Ibrahimovic melanggar Oscar. Ibrahimovic sendiri lantas dikartu merah dalam laga tersebut.
Chelsea tidak dikenakan sanksi UEFA terkait hal itu, karena tidak ketentuan untuk menghukum tindakan tersebut. Akan tetapi FA memang memiliki aturan soal pengerubungan yang telah diperkenalkan beberapa tahun lalu.
Dyke mengungkapkan pihaknya telah memberi hukuman kepada 16 klub terkait pengerubungan itu sepanjang musim ini. Berdasarkan data yang dimiliki FA pada musim 2012/13 jumlah tim yang dihukum akibat kasus tersebu adalah 14 klub. Jumlah itu meningkat jadi 23 pada musim lalu dan 29 klu lain mendapatkan peringatan. (kid/kid)