Sejak berlaga di Liga Champions musim 2011/2012, City selalu menjadi langganan kompetisi elit itu pada musim-musim berikutnya.
Namun sayangnya, City tak pernah sekalipun berhasil untuk mengukir prestasi di Liga Champions dalam kurun waktu tersebut. Jangankan berbicara juara atau partai final, masuk delapan besar saja City belum mampu melakukannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini, City menghadapi tantangan berat untuk mematahkan catatan buruk itu. Jika City kembali gagal meraih tiket babak perempat final, maka status mereka sebagai tim besar Eropa masih patut dipertanyakan.
"Karena itu hal yang bisa kami lakukan adalah bekerja keras untuk bisa mewujudkan hal tersebut," katanya menambahkan.
City akan berlaga di Camp Nou dengan membawa kekalahan 1-2 dari leg pertama yang berlangsung di Manchester. Itu berarti City butuh menang dengan selisih dua gol atau menang dengan selisih satu gol, tetapi dengan mencetak tiga gol atau lebih (3-2, 4-3, dst) untuk bisa lolos.
Andai City bisa lolos dari situasi terjepit ini, maka kapasitas mereka sebagai tim besar Eropa bisa mulai mendapat pengakuan. Terlebih, saat ini Barcelona tengah berada dalam performa terbaik mereka.
"Kami sudah beberapa kali mengalami situasi di bawah tekanan dan itu bakal membantu kami dalam menghadapi pertandingan ini," kata Toure yang pernah berkostum Barcelona ini menegaskan.
Toure sendiri bakal jadi senjata andalan City di leg kedua ini. Pada leg pertama, Toure sendiri harus absen sehingga keseimbangan lini tengah City menjadi terganggu.
"Jelas, Toure adalah pemain yang sangat vital bagi kami di pertandingan nanti," kata manajer City Manuel Pellegrini. (ptr/ptr)