Pria berusia 41 tahun itu telah menghabiskan kariernya menjadi pebasket di kompetisi basket Amerika selama hampir 19 tahun. Selama itu, Nash dua kali menerima gelar pemain terbaik (MVP) NBA.
'Saya tidak akan pernah bermain basket lagi. Ini sebuah hal yang pahit. Saya merindukan sekali permainan (basket), tetapi saya juga harus belajar bahwa ada hal lain lagi,' demikian surat pernyataan pensiun Nash yang dikutip Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nash membukukan 10.335 assists sepanjang eksistensinya di dunia basket Amerika. Di atas dia adalah John Stockton dan Jason Kidd.
LA Lakers kemudian merekrut Nash, namun pria itu memiliki persoalan cedera dan hanya bermain 65 pertandingan. Hal itulah yang disesali Nash.
"Ketika saya menandatangan (kontrak) dengan Lakers, saya memiliki mimpi besar untuk mengangkat (semangat) suporter dan menerangi kota ini dengan (bara) api (semangat)," kata Nash mengisahkan upaya rekrutan dirinya dengan kontrak US$28 juta selama tiga tahun sejak 2012 lalu itu.
Namun, Nash gagal memberi kenangan manis bagi Lakers di ujung kariernya akibat cedera-cedera yang ia alami.
NBA Draft Utama
Nash terjun ke kompetisi basket profesional setelah direkrut Suns pada 1996 lalu. Lulusan Universitas Santa Clara, California itu merupakan pilihan NBA draft babak pertama Suns pada 1996. Dia bermain bersama Suns selama dua musim lalu pindah ke Dallas Mavericks selama enam musim.
Nash kembali lagi ke Suns pada musim 2004/05. Sepanjang kariernya Nash memiliki rataan mencetak 14,3 poin dan 8,5 assits. Dia juga merupakan salah satu penembak lemparan bebas terbaik dalam sejarah NBA yaitu 90,4 persen keberhasilan.
[Gambas:Twitter] (kid/kid)