Aguayo terbaring lemas di atas tali ring seetlah ia menerima tendangan terbang dari lawan gulatnya, Oscar Gutierrez yang dikenal dengan nama alias Rey Mysterio Jr di sebuah auditorium di Tijuana.
Tragisnya, pertarungan gulat itu berlangsung hingga dua menit sebelum wasit dan para partisipan lainnya menyadari kondisi Aguayo. Para ofisial dan wasit berupaya menyadarkan Aguayo, namun usaha mereka gagal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sang pegulat lalu dilarikan ke rumah sakit yang berjarak sekitar satu blok. Juru bicara kantor penyidik setempat, Raul Gutierrez, menyatakan Aguayo dinyatakan sudah tak bernyawa pada pukul 1.30 waktu setempat.
Komisi gulat dan tinju Tijuana menyatakan kematian Aguayo sebagai insiden tak sengaja seperti halnya dalam olah raga berisiko tinggi lainnya.
Walaupun dalam rekaman yang beredar tampak pertandingan terus berlangsung, sementara Aguayo tergantung lemas di atas tali ring, Presiden Komisi tersebut, Juan Carlos Pelayo, mengatakan panitia dan rekan segera mengevakuasi tubuh Aguayo untuk melihat kondisinya.
"Reaksi medis saya kira cepat, itulah pendapat saya," kata Pelayo dalam jumpa pers Sabtu waktu setempat.
Aguayo yang tewas di usia 35 itu telah bergulat selama 20 tahun lebih. Dia adalah putra dari pegulat legendaris meksiko, Pedro 'Perro' Aguayo.
"Ini membuat saya sedih karena dia adalah seorang kolega progesional dan saya memiliki hubungan kuat dengan ayahnya," kata pegulat lainnya Hijo del Santo. (kid/kid)