"Pada babak pertama kami bermain ceroboh, mudah tertebak, dan juga bermain di bawah tempo kami yang biasa," kata Montella sebagaimana dikutip dari Football Italia.
"Setelah jeda turun minum, kami bisa menyamakan kedudukan dan kemudian berbalik unggul. Namun kami naif ketika mereka mampu menyarangkan gol penyama kedudukan."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada laga yang berlangsung di Stadion Friuli tersebut, Udinese unggul terlebih dahulu lewat tendangan voli Molla Wague dari jarak dekat. Lalu, seusai jeda antara babak, Fiorentina mencetak gol lewat sundulan Mario Gomez memanfaatkan umpan terusan Jose Maria Basanta.
Menurut Montella, hasil imbang adalah rintangan terakhir mereka dalam mendapatkan hasil baik pada musim ini.
"Kami telah melakukan hal-hal mengagumkan dalam beberapa bulan terakhir, dan ini adalah perhentian terakhir dalam rentetan laga yang sulit."
"Kami telah mengambil satu poin dan sekarang kami membutuhkan istirahat sehingga kami bisa memulai lagi liga dengan antusiasme yang tepat. Hal ini juga berlaku bagi pelatih dan pemain!"
Dengan satu poin di kandang Udinese tersebut, Fiorentina kini berada di peringkat enam, hanya terpaut satu angka dari Napoli dan dua angka dari Sampdoria di peringkat empat.
"Sekarang ada selisih angka yang besar di belakang kami (atas peringkat tujuh). Jadi, seusai laga penting melawan Sampdoria dan Napoli, kami akan menjalani laga-laga yang mudah."
(vws)