Genoa dianggap lalai dengan menolak membayar kepada pihak klub Trinidad dan Tobago, W Connection atas transfer gelandang berusia 21 tahun, Zaine Pierre, tiga tahun lalu. Saat itu, Genoa membayar W Connection sebesar 200 ribu euro. Genoa pun setuju untuk menambah 150 ribu euro lagi ketika Pierre menandatangani kontrak profesional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak FIFA juga memberikan batas akhir hingga 2 April mendatang untuk melakukan pembayaran.
Bukan yang Pertama
Masalah penunggakan pembayaran atas transfer pemain sendiri bukan hal asing lagi bagi Genoa. Klub yang telah sembilan kali menjuarai Serie A tersebut sempat berurusan dengan FIFA pada 2013 lalu.
Saat mendatangkan Anselmo dari klub Brasil, Palmeiras pada Juli 2012 lalu, Genoa setuju untuk membayar 900 ribu euro secara berkala. Namun setelah membayar 300 ribu euro, klub tersebut dilaporkan menunggak pembayaran sehingga membuat FIFA ikut campur.
Genoa sendiri saat itu menyatakan isu mengenai hukuman dari FIFA hanyalah sekedar rumor belaka.
"Meski adanya pemberitaan dari media Brasil yang mengatakan klub ini akan menghadapi sanksi terkait transfer Anselmo dari Palmeiras. Kami ingin menekankan bahwa Genoa samasekali tidak menerima hukuman dari FIFA," tegas pihak klub seperti yang dilansir dari Football Italia.
"Semua isu mengenai hukuman atau sanksi dari FIFA sama sekali tidak memiliki fondasi." (kid/kid)