Pemain yang pada 15 Oktober nanti akan berusia 27 tahun itu menyatakan kritik dari para pandit telah menjadi motivasi bagi dirinya.
"Perasaan saya sangat positif. Saya adalah seorang juara dunia dan saya bermain bersama klub top di Liga Inggris. Ada banyak uji fisik di sini dibandingkan di Spanyol dan Bundesliga," kata Ozil seperti dikutip Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ozil juga berbicara tentang perasaannya membela timnas Jerman. Ozil mengakui dirinya kadang selalu diingat orang lain sebagai seorang Turki yang membela Jerman. Ia heran hal sama tak terjadi pada Sami Khedira, misalnya dengan sebutan Jerman-Tunisia.
"Banyak yang lupa saya ini dilahirkan di Gelsenkirchen dan tumbuh di Jerman," kata Ozil. (kid/kid)