Kemenangan emosional bagi tim Ferrari yang merajai balap jet darat selama hampir dua dekade tersebut. Betapa tidak. Sejak Mei 2013 lalu, tak ada satu pun pembalap Ferrari yang berada di podium pertama. Itu sama dengan 34 seri GP tanpa satu pun kemenangan.
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Vettel yang kini berusia 27 tahun itu telah menjadi juara dunia sebanyak empat kali. Berturut-turut pula (2010-2013). Schumacher pun pernah mencetak rekor juara dunia berturut-turut sebanyak lima tahun yaitu kurun waktu 2000-2004.
[Gambas:Twitter]
Vettel pindah ke Ferrari musim ini setelah enam tahun berada di balik kemudi tim Red Bull. Keberhasilan di Sepang petang tadi adalah kemenangan pertamanya bersama tim asal Italia tersebut.
Kemenangan itu juga mempertahankan nama Vettel sebagai pembalap aktif dengan rekor kemenangan terbanyak yakni 40 kali. Sepanjang sejarah F1, Vettel berada di bawah Schumacher (91), Alain Prost (51), dan Ayrton Senna (41).
Sementara itu Juara Dunia 2014, Lewis Hamilton berada di peringkat kelima dengan catatan 34 kemenangan GP.
"Sudah beberapa waktu sejak saya telah berada di level tertinggi (grand prix) dan jelas sekali ini yang pertama bersama Ferrari," kata Vettel saat diwawancara di podium. "Saya kehilangan kata-kata. Saya bahagia dan bangga hari ini. Kami mengalahkan mereka (Mercedes) secara jujur dan adil dan ini adalah sebuah hari yang spesial--itulah alasannya saya merasa emosional."
Hamilton yang berhasil menempati pole position di GP Malaysia memimpin balap hingga lap ketiga. Bencana itu datang pada lap keempat, karena Vettel cermat menggugunakan strategi masuk pit di lap tersebut.
Ketika bendera kuning berkibar akibat pembalap Sauber, Marcus Ericsson tergelincir, hampir semua pembalap memilih masuk pit, kecuali Vettel. Sejak saat itu ia memimpin balap hingga lap terakhir, lap ke-56.
"Kita tahu Ferrari telah membuat sebuah langkah namun saya tidak tahu begitu besar (dampaknya), mereka (Ferrari) juga sangat cepat hari ini," tukas Hamilton. (kid/kid)