Ia pun sudah mengutarakan ungkapan hatinya tersebut kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi. Sebelumnya, ISL 2015 yang seharusnya dilaksanakan pada 20 Februari lalu ditunda karena 18 klub peserta tak memenuhi syarat verifikasi dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
JK menilai penundaan dimulainya liga bisa berpengaruh terhadap prestasi sepak bola Indonesia.
Di tempat terpisah, BOPI akhirnya mengumumkan rekomendasi untuk melanjutkan kick-off ISL 2015 pada 4 April mendatang.
Dalam jumpa pers yang dilakukan di kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, Kepala BOPI Noor Aman menyatakan pihaknya merekomendasi menggugurkan Persebaya Surabaya dan Arema Indonesia dari ISL 2015. Hal itu terjadi karena dua klub tersebut tak lolos verifikasi BOPI untuk mengikuti ISL 2015.
Sementara itu ada lima klub lain yakni Mitra Kukar, Persela Lamongan, Gresik United, Perseru Serui, dan Pelita Bandung Raya (PBR) yang lolos secara bersyarat. Lima klub itu diberikan waktu selama setengah kompetisi untuk melengkapi persyaratan.
Jika tetap tidak bisa melengkapi, lima klub tidak bisa mengikuti kalender kompetisi di putaran kedua. (kid/kid)