Performa Madrid yang menukik tajam pasca pergantian tahun baru menjadi alasan di balik keyakinan Nedved. Setelah tahun baru, Madrid kehilangan posisi puncak Liga Spanyol, tersingkir di Piala Raja, dan lolos ke babak perempat final dengan hasil yang kurang meyakinkan.
"Saya tidak melihat Madrid berada dalam level yang mereka ciptakan pada musim lalu," ujar Nedved.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juventus memang boleh dibilang 'beruntung' ketika hasil undian babak perempat final diumumkan. Pasalnya skuat asuhan Max Allegri itu akan menghadapi wakil Prancis AS Monaco.
"Cara Monaco bermain di London sangatlah mengesankan dan itulah yang harus kami waspadai."
Nedved pun menegaskan bahwa pergeseran kekuatan bisa saja terjadi dalam waktu sekejap misalnya saja kemungkinan Madrid yang kembali bangkit dan menjadi tim paling berbahaya di antara tim lainnya, mengungguli Barcelona dan Munich.
"Semua bisa saja berubah dalam waktu sekejap di fase menentukan seperti ini," tutur Nedved.
Di luar pembicaraan mengenai Liga Champions, Nedved juga menyebutkan bahwa gelandang mereka, Paul Pogba diminati oleh sejumlah klub besar.
"Kami tahu bahwa Barcelona dan sejumlah klub besar berminat padanya namun sejauh ini Pogba tetap merupakan pemain Juventus." (ptr/ptr)