Di waktu awal kemunculan dirinya, Bojan memecahkan sejumlah rekor milik Lionel Messi yang diciptakan beberapa tahun sebelumnya. Hal itu kemudian mencuatkan optimisme bahwa Barcelona bakal memiliki bintang baru di waktu yang hampir bersamaan dengan masa emas Messi.
Namun ternyata justru Bojan tak kunjung dapat tempat di tim utama. Performanya makin menurun. Ia sempat mencoba peruntungan di Ajax Amsterdam dan AS Roma hingga akhirnya berlabuh di Stoke.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski terus mendapat ujian dalam karirnya, pemain yang kini berusia 24 tahun ini tetap tidak menyerah dan putus asa.
"Tidak ada yang bisa menggantikan sepak bola dalam hidup saya."
Bojan pun berjanji bahwa dirinya bisa melalui masa-masa sulit ini dan kembali ke lapangan seperti sedia kala.
"Saya sudah bisa berjalan saat ini dan kemudian saya akan berjalan lebih cepat, berlari-lari kecil, berlari kencang hingga akhirnya saya kembali ke lapangan, mencetak gol dan suporter pun meneriakkan nama saya," kata Bojan penuh optimisme.
"Saya akan kembali dan saya tidak mau kembali dengan kondisi sama seperti sebelumnya. Saya akan kembali dengan kondisi lebih kuat dan lebih baik dibandingkan sebelumnya," tutur pemilik nomor punggung 27 ini.
Meski kini hanya bermain di Stoke, klub yang popularitasnya jauh di bawah Ajax, Roma, dan Barcelona, namun Bojan mengaku dirinya bahagia.
"Perbedaan mencolok yang saya dapatkan di Stoke adalah menit bermain yang banyak diberikan kepada saya," ucap Bojan.
"Mark Hughes begitu memercayai saya. Ia menaruh saya di belakang striker dan saya yakin itu adalah posisi terbaik saya karena saya memiliki kebebasan dalam bermain." (ptr/ptr)