Resino mengatakan, ini bukan hanya kekalahan terburuk bagi Granada, namun juga yang terburuk sepanjang karier pelatih 55 tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Atletico Madrid itu mengaku para pemain Granada merasa terpukul usai kekalahan memalukan dari Los Blancos. Itu sebabnya, Diego Mainz dan kawan-kawan enggan berbicara ke media usai pertandingan.
"Kami tahu telah menghadapi salah satu tim terbaik di dunia. Setiap kami kehilangan bola, mereka terlihat mudah mencetak gol lewat serangan balik. Kami tidak mampu bersaing," sambungnya.
Kekalahan dari Madrid membuat Granada semakin terpuruk di peringkat 19 klasemen sementara La Liga dengan 23 poin. Namun, Resino tetap meminta fans Granada tenang. Resino optimistis Granada akan keluar dari zona degradasi.
"Kami akan menghapus hasil buruk ini. Besok adalah hari baru, dan ini hanyalah tiga poin. Kami tidak bisa hanya duduk di sini hingga akhir musim. Yang saya bisa katakan adalah, kami akan berusaha hingga akhir," ucap Resino.
Kekalahan Granada 1-9 dari Madrid diwarnai dengan lima gol yang diciptakan Cristiano Ronaldo. Granada selanjutnya akan menjamu Celta Vigo di Stadion Los Carmenes, Rabu (8/5). (har/har)