"Kita masih interogasi dulu untuk mengetahui modus operandinya, baru nanti ada informasi lain," kata Widjanarko saat dihubungi CNN Indonesia.
Adapun terkait terduga pelaku lainnya dalam upaya pengaturan skor tersebut, Widjanarko menegaskan itu akan berkembang berdasarkan hasil interogasi terhadap terduga pertama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca: Drama Pencegahan Upaya Suap Pengaturan Skor
Manajer PBFC, Dandri Dauri, mengatakan, pihaknya sengaja menjebak Johan setelah mendapat laporan dari sejumlah pemain. Johan meminta tiga pemain PBFC tersebut untuk mengalah saat melawan Persebaya.
"Kami pura-pura setuju dan kemudian bertemu. Kami sudah merekam apa yang mereka sampaikan dan itu sudah cukup bukti. Sebenarnya ada dua orang, namun satu orang lagi berhasil lari dan meloloskan diri," tutur Dandri ketika dihubungi CNN Indonesia, Selasa (7/4).
Manajemen PBFC lalu menyerahkan Johan Ibo ke kepolisian setempat, Polsek Genteng. Setelah itu, Kapolsek Genteng Kompol Roman S Elhaj mengatakan kepada CNN Indonesia pihaknya langsung melimpahkannya ke Polrestabes Surabaya. (kid/kid)