Namun aksi itu berhasil dicegah. Bukan hanya itu,manajemen PBFC itu berhasil mengecoh para terduga mafia pengaturan skor itu dan menangkapnya, Selasa (7/4) malam. Johan Ibo, 29, salah satu mantan pemain Arema dan Persebaya, merupakan sosok yang ditangkap PBFC dan diserahkan ke kepolisian setempat.
Baca: Drama Tangkap Tangan Pelaku Pengaturan Skor
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya dia," ujar Dandri saat dikonfirmasi CNN Indonesia, Rabu (8/4).
Dandri mengatakan semua barang bukti yang direbut dari Johan--termasuk telepon seluler--telah diserahkan kepada pihak kepolisian.
Pihaknya, lanjut Dandri, pun akan dengan senang hati bekerja sama dengan pihak berwajib lewat memberikan keterangan guna membongkar skandal pengaturan skor.
"Bagi kita ini berhasil membuktikan bahwa PBFC akan melawan segala jenis kecurangan," katanya.
Di luar itu, Dandri menegaskan kesebelasan PBFC siap bertanding dengan Persebaya, Rabu (8/4) malam nanti di Gelora Bung Tomo, Surabaya. Insiden semalam, lanjutnya, tak mengganggu persiapan tim. Kini kesebelasan yang memiliki julukan Pesut Etam itu fokus pada pertandingan lanjutan QNB League 2015. (kid/kid)