Kepala Komite Disiplin Liga Perancis, Sebastian Deneux, berkata bahwa Ibrahimovic terbukti bersalah menggunakan "kata-kata menghina" setelah laga Ligue 1 bulan lalu.
Insiden ini bermula dari kekalahan PSG 2-3 dari Bordeaux -- pada laga tersebut Ibrahimovic mencetak dua gol. Seusai pertandingan, ketika melewati kamera dan sejumlah wartawan, penyerang tim nasional Swedia tersebut mengomel dengan menggunakan bahasa Inggris, "dalam 15 tahun, saya tak pernah melihat wasit seperti Lionel Jaffredo."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi Ibrahimovic ini tertangkap kamera dan kemudian sempat menghebohkan lini masa Twitter dan Facebook. Sang penyerang itu pun kemudian mendapatkan teguran dari Menteri Olahraga Perancis, Patrick Kanner.
Aksi ini sempat membuat politisi sayap kanan Perancis, Marine Le Pen, berkata bahwa Ibrahimovic dipersilahkan untuk hengkang jika memang ia tak suka dengan negara tersebut.
Politisi Partai Sosialis Perancis, Jerome Guedj, pun menyambut kata-kata Ibrahimovic tersebut dengan amarah. "Bermain bola saja dan tutup mulut. Atau setidaknya tunjukkan sedikit hormat pada negara ini, dan juga kepada suporter sepak bola yang juga dihina dengan kata-katanya."
Sementara itu, koran Le Parisian menggunakan halaman depannya untuk melabeli tindakan Ibrahimovic sebagai tindakan yang "tidak bisa diterima." (vws)