"Tak punya batas. Saya berharap bisa bermain hingga tahun-tahun ke depan," katanya.
Raul membela El Real selama 15 musim dan meninggalkan klub pada 2010 lalu. Ia kemudian sempat hijrah ke Jerman dan membela Schalke 04 selama dua musim lalu pindah ke Al Sadd di Qatar. Setelah dua tahun berada di negara Timur Tengah tersebut, Raul pun kemudian pindah ke New York Cosmos pada awal musim ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanyai tentang masa-masa membela Los Rojiblancos, Raul berkata bahwa "ada banyak sekali kenangan indah, seperti Liga Champions yang kami menangkan dengam Hierro, Luis, dan Roberto Carlos." Selain itu, Raul pun bertutur bahwa laga pertamanya juga selalu berkesan.
Meski kini telah berada di belahan dunia yang berbeda dengan El Real, Raul tetap mengikuti perkembangan mantan klubnya. "Setiap hari saya menjadi salah satu pendukungnya," kata Raul.
Namun bukan Madrid yang ada di pikirannya ketika ia pada akhirnya akan gantung sepatu. Bagi Raul yang kini menyenangi kehidupan di New York, ia justru ingin "terlibat dalam akademi Cosmos." (vws)