Kompetisi Divisi Championship Inggris tempat Reading berlaga akan usai pada 2 Mei nanti, sementara final Piala FA akan diselenggarakan pada 30 Mei. Dengan Reading yang telah dipastikan tidak mengikuti play-off ke Liga Primer Inggris, mereka akan memiliki waktu satu bulan untuk bersiap diri.
Clarke kemudian merasa frustrasi karena tak ada yang dikerjakan para pemainnya bisa jika mereka menyingkirkan Arsenal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak sedang keseleo berbicara. Empat minggu? Saya mungkin akan pergi berlibur pada dua pekan dan lalu membawa tim kembali pulang. Ini libur yang sangat panjang."
"Ini teka-teki yang hebat untuk dimiliki. Namun mari bicarakan lagi pada Sabtu malam."
Reading, yang telah turun peringkat ke-18 di Divisi Championship belum pernah menang dalam lima laga terakhir. Mereka mampu mencapai semi final Piala FA pertama dalam 88 tahun terakhir setelah menundukkan Bradford City di partai perempat final.
Kondisi ini kontras dengan Arsenal yang merupakan juara bertahan dan telah memenangkan 16 dari 18 laga terakhir mereka di semua kompetisi. Arsenal pun belum pernah kalah dari Reading.
Clarke yang pernah memenangkan Piala FA bersama Chelsea baik sebagai pelatih dan pemain berkata bahwa ia tak begitu mempedulikan status favorit atau non-unggulan. Ia hanya berharap The Gunners tidak sedang dalam puncak permainan mereka.
"Saya punya banyak pengalaman di Wembley," kata Clarke pada Jack FM. "Semi final adalah tentang kemenangan. Ini bukan pertandingan di mana Anda ingin kalah, karena pecundang akan dilupakan.
"Sabtu ini adalah pertandingan sepak bola -- 11 lawan 11. Pada harinya nanti, kami berharap Arsenal tidak sedang memainkan yang terbaik karena hal itu akan membuat kami kesulitan."
"Jika Arsenal sedikit saja berada di bawah performa terbaik, dan kami bisa berusaha sekuat mungkin...di sepak bola, tak pernah ada yang tahu hasilnya." (vws)