Pada leg pertama babak perempat final Liga Champions menghadapi Porto, Munich memang terkapar tak berdaya. Salah satu sebab yang bisa diajukan dalam kekalahan ini tidak lain adalah banyaknya pemain yang cedera sehingga tidak bisa berlaga di duel ini.
Dalam leg pertama tersebut, Pep Guardiola memang tidak bisa menurunkan Arjen Robben, Franck Ribery, Mehdi Benatia, Bastian Schweinsteiger, David Alaba, dan Javi Martinez.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah kekalahan ini, Mueller-Wohlfahrt mengatakan bahwa orang-orang di Departemen Medis diminta untuk keluar lantaran dianggap bertanggung jawab atas kekalahan yang ada.
Keluarnya Mueller-Wohlfahrt ini sendiri boleh dibilang merupakan sebuah peristiwa bersejarah bagi Munich. Bagaimana tidak, dokter tim tersebut telah berbakti selama 38 tahun dimana ia pertama kali masuk ke jajaran staff Munich pada tahun 1977.
Itu artinya, Mueller-Wohlfahrt juga turut ambil bagian penting dalam kesuksesan Munich pada empat dekade terakhir.
Sebelumnya, Guardiola dan Mueller-Wohlfahrt sendiri memang sudah bersitegang seiring banyaknya pemain Munich yang bertumbangan karena cedera.
Salah satu momen yang dikenang dari perselisihan mereka musim ini adalah saat Guardiola bertepuk tangan penuh makna sindiran saat Benatia dipastikan cedera dan harus keluar dari lapangan. (ptr/ptr)