Hal itu menjadi petir yang menyambar PSSI yang tengah melakukan Kongres Luar Biasa (KLB) untuk memilih kepemimpinan baru di Surabaya pada hari yang sama ini. KLB itu sendiri mendapatkan penolakan dari para pendukung Persebaya 1927 alias Bonek.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perwakilan 18 klub telah disampaikan opsi-opsi yang akan diambil dalam rapat Exco ketika dipanggil untuk berkumpul bersama PSSI dan PT Liga Indonesia di Jakarta pada sehari sebelumnya.
12 April 2015: Seluruh pertandingan QNB League resmi dihentikan sementara oleh PT Liga Indonesia berdasarkan keputusan Exco.
Pada saat yang sama Kemenpora merespon surat FIFA dan menyatakan tak ada penambahan kriteria yang dilakukan BOPI. Semua kriteria itu tertera dalam PSSI Club Licensing Regulation yang disetujui Exco PSSI pada rapat 28 September 2013.
13 April 2015: Penghentian liga mulai mendapatkan korban. Persija Jakarta menunggak gaji pemain selama tiga bulan terakhir. Alasan yang dilontarkan manajemen Persija adalah dana sponsor yang tak turun akibat kompetisi berhenti.
16 April 2015: Kemenpora mengirimkan surat peringatan ketiga (SP3) terhadap PSSI tentang pengabaian teguran dalam dua surat peringatan sebelumnya. Dalam surat peringatan ketiga tersebut Kemenpora memberi tenggat waktu 1 X 24 Jam terhadap PSSI sejak surat itu diterima pada pukul 18.40 WIB.
Pada malam harinya terjadi penyerbuan dengan kekerasan oleh sekelompok orang ke diskusi tentang Persebaya Surabaya yang disiarkan langsung pada malam hari di stasiun televisi lokal, Gedung Graha Pena, Surabaya.
17 April 2015: Bonek alias suporter sepak bola Persebaya 1927 menolak rencana KLB PSSI di kota tersebut. Mereka menuntut Persebaya dikembalikan seperti semula. Ribuan bonek pun menyatakan akan melakuakn long march untuk menuntut pendapat mereka.
Bonek memasuki kawasan Jalan Embong Malang untuk melakukan aksi proters kepada PSSI. Sabtu (18/4). (CNN Indonesia/M. Arby Putratama) |
18 April 2015: Sebanyak 1450 personel aparat keamanan gabungan mengamankan KLB PSSI yang berlangsung di Hotel JW Marriott, Surabaya. Sekitar 300 meter jalan Embong dari lokasi JW Marriott disterilkan polisi dengan barikade empat lapis hingga lokasi hotel.
Ribuan bonek telah memadati area sekitar jalan Embong sejak pagi hari.
Tengah hari, Kemenpora memublikasikan surat pembekuan PSSI yang ditandatangani Menpora Imam Nahrawi. Dalam surat tersebut dinyatakan persiapan timnas untuk ikut Sea Games 2015 akan diambil alih KONI dan KOI.
Beberapa saat setelahnya KLB PSSI menghasilkan La Nyalla Mahmud Mattalitti akan menjad ketua umum organisasi tersebut menggantikan Djohar Arifin.
Djohar dan Sekretaris Jenderal PSSI Joko Driyono mundur dari pencalonan mereka menjadi Ketua Umum organisasi itu.
La Nyalla terpilih dengan perolehan 92 suara dari total 106 pemilik hak suara. (kid/kid)
Bonek memasuki kawasan Jalan Embong Malang untuk melakukan aksi proters kepada PSSI. Sabtu (18/4). (CNN Indonesia/M. Arby Putratama)