Meski Munich tak bisa bermain dengan penggawa-penggawa terbaiknya, dan juga Guardiola berada di bawah tekanan tinggi, Porto yang dua kali juara Eropa hancur di tangan Munich, dihempaskan tim yang mencetak lima gol di babak pertama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun pertandingan ini berubah menjadi sangat buruk dan kami kesulitan mengembangkan permainan melawan tim yang sangat baik. Kami kehilangan pertandingan ini pada 20 menit pertama di babak satu.
"Kami berusaha mengubah keadaan di babak kedua. Saya pikir kami juga telah meningkatkan permainan kami, namun semuanya telah terlambat," kata Lopetegui.
Jackson Martinez sempat memperkecil ketinggalan di menit ke-73 dan menjadikan skor 5-1 -- pertama kalinya Bayern kebobolan di kandang sendiri pada Liga Champions musim ini.
Namun harapan Porto yang membutuhkan dua gol lagi untuk lolos dimatikan oleh gelandang Bayern Xabi Alonso yang mencetak gol tendangan bebas. Lopetegui pun kemudian dihukum wasit karena melayangkan sumpah serapah di menit-menit akhir pertandingan.
"Kami kehilangan tiga pemain kunci (Danilo, Alex Sandro dan Cristian Tello) namun hal tersebut tidak menjadi alasan," kata sang pelatih Porto tersebut.
"Melawan tim seperti Bayern, Anda harus berada pada kondisi terbaik selama 90 menit dan kami tidak bisa melakukannya."
"Kami sedih, tapi kami membuat catatan yang baik di Liga Champions. Dalam 11 pertandingan, ini adalah kekalahan pertama kami." (vws)