Chong Wei terbukti positif menggunakan dexamethasone dengan pengujian urine dilakukan setelah ia bertanding pada partai semifinal melawan pebulutangkis Denmark, Viktor Axelsen, di Kejuaran Dunia di Kopenhagen, Agustus 2014 silam.
Pebulutangkis tersukses Malaysia tersebut mengetahui hasil dopingnya pada 2 Oktober dan lalu meminta hasil urine B-nya untuk diperiksa. Pada November lalu, Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) mengumumkan bahwa sampel B Chong Wei juga terbukti positif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chong Wei telah menjalani hukuman larangan bertanding sejak tahun lalu, sehingga ia sudah boleh bertanding pada 1 Mei nanti. Dengan keputusan ini, maka Lee memiliki peluang untuk tampil di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 meski harus melewatkan Kejuaraan Dunia di Jakarta karena penghitungan ranking akan dilakukan pada 30 April.
Hukuman yang diberikan BWF ini lebih rendah dari perkiraan sebelumnya, yaitu selama dua tahun. Pada 11 April lalu, Chong Wei sendiri telah menghadap BWF untuk memberikan pembelaan. (vws)