Pertemuan berakhir sekitar pukul 18.10 WIB, setelah Menpora meninggalkan pertemuan. Menpora tidak bisa mengikuti pertemuan lebih lama karena harus melakukan kunjungan kerja ke Manado.
Keputusan Menpora untuk menyerahkan pimpinan rapat ke Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan, Gatot S. Dewa Broto, tidak bisa diterima perwakilan klub.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang juga menjabat CEO Pusamania Borneo FC itu mengatakan, Menpora ingin kompetisi digelar di bawah naungan Tim Transisi.
"Bagaimana bisa tidak ada PSSI? Dari mana wasitnya dan keputusannya? Bagaimana jika ada sanksi FIFA," sambungnya.
Menpora Imam Nahrawi sendiri mengaku senang dengan jalannya pertemuan meski pada akhirnya deadlock. Imam berharap kompetisi akan segera berjalan.
"Saya senang klub dan PT Liga memberi masukan. Intinya kompetisi harus tetap jalan, jadi sekarang terserah PT Liga Indonesia untuk merumuskan jalannya kompetisi," ucap Menpora. (ptr/ptr)