"Meski bisa mengalahkan mereka (Bayern Munich) di leg pertama, kami tak boleh berpikir sudah memenangi pertandingan semifinal secara keseluruhan," kata Iniesta yang dikutp dari AS. "Melawan tim asuhan Guardiola itu hanya boleh bangga ketika hasil akhir sudah keluar."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski memperingatkan timnya untuk sangat berhati-hati, Iniesta yakin seluruh pemain Barca tahu persis harus bermain seperti apa untuk mencapai partai final di Berlin nanti. "Kami harus tampil dengan performa terbaik, karena selain itu, kesempatan maju ke babak final akan langsung tertutup."
"Saya dan Guardiola tak pernah saling menelpon sejak kepindahannya ke Munich. Saya merasa tidak perlunya melakukan itu."
Menurut Iniesta, Guardiola tak lagi membutuhkannya sejak di Munich. Namun ia meyakini guardiola masih mengingatnya.
Terlepas dari itu, Iniesta memuji Giuardiola sebagai pelatih yang penuh komitmen. Sebagai pelatih, Guardiola selalu ada untuk anak-anak asuhannya. "Akankah ia (Pep Guardiola) kembali melatih Barca? Saya tak tahu." (vri)