Jika hal ini disetujui, maka mereka akan memiliki sumber pemain yang lebih banyak dan bisa memperbaiki peringkat FIFA. Saat ini Hong Kong sendiri hanya duduk di peringkat 167.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ingin menjadikan kartu tanda pengenal sebagai bukti kewarganegaraan. Jika hal ini gagal, kami akan melobi Departemen Imigrasi untuk mengeluarkan 'passport khusus olahragawan'."
Tiongkok saat ini menguasai negara bekas koloni Inggris tersebut dengan menerapkan aturan "satu kebijakan untuk dua negara".
"Saya mendengar...mereka sedang merancang peraturan tentang kewarganegaraan ganda untuk pemain berbakat yang telah tinggal di Tiongkok lebih dari lima tahun. Jika ini terjadi, maka kebijakan ini juga akan berlaku di Hong Kong," kata Sutcliffe.
Hong Kong akan memulai perjalanan mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2018 dan kualifikasi Piala Asia 2019 pada Juni nanti, yaitu melawan Bhutan dan kemudian Maladewa, Tiongkok, dan Qatar. (vws)