Bagi Pacquiao, duel lawan Floyd Mayweather Jr. adalah duel paling penting dalam karirnya sebagai seorang petinju. Dan masyarakat Filipina pun merasakan hal yang sama. Mereka tentunya juga ingin jadi saksi hidup pertarungan pahlawan Filipina itu.
Karena itu, akan sangat mengecewakan jika siaran langsung yang sudah dinanti-nantikan harus terganggu oleh insiden mati listrik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara kolektif, kami semua bisa mengatasi masalah ini. Karena itu, 3 Mei mendatang, mari kita berhenti menggunakan sebanyak mungkin peralatan elektronik."
Menurut Ramos, andai seruan itu digalakkan secara serempak, maka bisa jadi insiden mati listrik tidak akan menimpa siapapun.
"Jika ada 15 ribu rumah mematikan kulkasnya, maka defisit 2 megawatt yang dialami saat ini bakal teratasi. Dan dengan demikian semua orang memiliki kesempatan untuk menyaksikan pertarungan abad ini," kata Ramos menegaskan.
Pacquiao adalah salah satu sosok paling terkenal di Filipina. Lewat tinju, ia sukses mengubah hidupnya dari seorang anak miskin jadi pahlawan negara. Dan berangkat dari tinju pula, ia bisa terjun ke dunia politik dimana ia berharap bisa makin memiliki akses untuk membantu sesama. (ptr/ptr)