Menurut Wakil Ketua Umum PSSI Hinca Pandjaitan rapat Exco mengeluarkan keputusan untuk memberhentikan kompetisi yang baru bergulir dua pekan ini.
"Kompetisi diberhentikan dengan alasan force majeur," ucap Hinca saat dihubungi oleh CNN Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keputusan ini sendiri bakal membuat perdebatan antara Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan PSSI akan semakin bertambah panjang.
Hal itu kemudian tidak bisa diterima oleh klub-klub yang tetap ingin PSSI diakui oleh Kemenpora. Selain itu, klub-klub juga ingin kompetisi tetap diikuti 18 klub dengan melibatkan dua klub yang dianggap bermasalah oleh Kemenpora, Arema Cronus dan Persebaya Surabaya.
Permasalahan Kemenpora dan PSSI sendiri bermula dari verifikasi BOPI yang tidak mengesahkan Arema dan Persebaya untuk ikut kompetisi lantaran masalah legalitas.
Setelah itu, Kemenpora mengirim tiga kali surat teguran yang meminta PSSI untuk tidak melibatkan Arema dan Persebaya dalam kompetisi. Hal itu kemudian berujung pada pembekuan PSSI sebelum kongres PSSI di Surabaya menghasilkan keputusan tentang kepengurusan anyar di periode ini.
(ptr/ptr)