"Apa yang paling penting adalah kami tahu bagaimana cara mendemonstrasikan kemampuan kami," ujar Ancelotti seperti yang dilansir AS. "Kami harus bermain menyerang untuk mendapatkan hasil di leg pertama."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ancelotti, jika mereka bermain terlalu terbuka menghadapi tim yang sudah memastikan diri sebagai juara di Serie A Italia ini jelas merupakan kesalahan fatal. "Juventus selalu jadi tim yang kompetitif. Kandang mereka bukanlah tempat yang mudah untuk meraih kemenangan," ujar Ancelotti menambahkan.
Hubungan Bagus Dengan Juventini
Sempat menangani Juventus di awal kariernya di dunia kepelatihan, Ancelotti mengaku dirinya masih memiliki hubungan baik dengan suporter Juventus.
"Saya menghabiskan dua musim sebagai pelatih di sana dan merasa sangat dekat dengan suporter dan juga klub tersebut," tutur pelatih asal Italia tersebut.
"Saya banyak belajar. Saya memang memiliki beberapa masalah dengan sejumlah suporter, tetapi ingatan saya masih bagus dan waktu yang saya habiskan di sana membantu saya menjadi seorang pelatih."
Selain itu, Ancelotti juga memastikan salah seorang penyerang andalannya, Karim Benzema, masih akan menepi saat menghadapi Juventus. Namun pelatih berusia 55 tahun tersebut yakin lubang yang ditinggalkan penyerang asal Perancis tersebut akan mampu diisi pemain lainnya.
"Benzema tidak akan tampil, tetapi kami memiliki lini depan yang bagus. Chicharito juga berada dalam performa yang bagus," ujar Ancelotti. "Kami akan melakukan yang terbaik untuk mencapai partai final."