Sejauh ini Indonesia memang mengalami kemunduran prestasi di nomor individu secara umum dimana hanya beberapa pemain yang mampu bersaing di level elit.
Hal itu akhirnya berpengaruh pada peringkat tim saat posisi unggulan di umumkan. Namun, meskipun hanya ada di posisi unggulan kelima, Rexy memasang target awal untuk masuk final.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kita bisa bersatu sebagai tim yang solid, final adalah sebuah target yang realistis. Ini yang harus saya sampaikan dan jangan ada keraguan tentang hal ini," katanya menambahkan.
"Contoh saja tahun 1995, saat kami semua diisi oleh pemain papan atas sedangkan Tiongkok justru kalah kelas dari kita. Namun mereka yang jadi juara," tutur Rexy mengenang.
Sama halnya dengan Rexy, Greysia Polii yang bakal jadi andalan di nomor ganda putri juga menegaskan optimismenya menghadapi turnamen ini.
"Ini kesempatan kita untuk kembali merebut Piala Sudirman. Kami akan berjuang bersama-sama mewujudkan harapan kita semua selama ini," ucap Greysia.
"Visi dari tim ini harus sama. Menang kalah kita harus tetap bersama dalam sebuah kesatuan."
Kapten tim Hendra Setiawan sendiri menegaskan bahwa kondisi tim Indonesia sangat baik jelang keberangkatan.
"Semua persiapan sudah dilakukan dengan baik. Kondisi pemain juga bebas dari cedera. Kami siap untuk bermain di Piala Sudirman," tutur Hendra. (ptr/ptr)