Surat Permintaan Maaf Kapten Newcastle Terhadap Suporter
Dika Dania Kardi | CNN Indonesia
Rabu, 06 Mei 2015 06:17 WIB
Newcastle, CNN Indonesia -- Kapten tim Newcastle United Fabricio Coloccini menulis sebuah surat terbuka yang berisikan tentang permintaan maaf terhadap pendukung klub tersebut.
Ia mengatakan dirinya menyesal melihat performa tim yang burul di kancah Liga Primer inggris. Newcastle kini berada di atas zona degradasi dengan selisih dua poin. Hal itu terjadi karena dalam delapan pekan berturut-turut selalu kalah.
"Atas nama seluruh skuat kami memohon meminta maaf pada momen yang telah kami jalani. Perlu dikatakan ini bukanlah sesuatu yang disengaja," kata Coloccini seperti dikutip dari situs resmi Newcastle.
Coloccini mengatakan pihaknya telah siap untuk menggelar pelatihan atau ketika musim berakhir.
"Ini juga melukai kami seperti juga anak (pendukung Newcastle), karena ketika tim ini datang ke lapangan kami tertarik untuk menang," tulis pemain berambut kriting tersebut.
Akhir pekan lalu, Newcastle dipermalukan Leicester City di kandangnya sendiri. Tiga pertandingan tersisa Newcastle akan menjamu West Bromwich Albion, tandang ke kandang Queems Park Rangers dan mengakhirinya di kandang melawan West Ham United.
"Para pemain dan staf harus bersama-sama meminggirkan semua masalah dan fokus 100 persen di tiga 'pertandingan final' kita yang tersisa," kata Coloccini. (kid/kid)
Ia mengatakan dirinya menyesal melihat performa tim yang burul di kancah Liga Primer inggris. Newcastle kini berada di atas zona degradasi dengan selisih dua poin. Hal itu terjadi karena dalam delapan pekan berturut-turut selalu kalah.
"Atas nama seluruh skuat kami memohon meminta maaf pada momen yang telah kami jalani. Perlu dikatakan ini bukanlah sesuatu yang disengaja," kata Coloccini seperti dikutip dari situs resmi Newcastle.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini juga melukai kami seperti juga anak (pendukung Newcastle), karena ketika tim ini datang ke lapangan kami tertarik untuk menang," tulis pemain berambut kriting tersebut.
"Para pemain dan staf harus bersama-sama meminggirkan semua masalah dan fokus 100 persen di tiga 'pertandingan final' kita yang tersisa," kata Coloccini. (kid/kid)