Komisi Atletik Nevada (NAC) menuduh petinju asal Filipina tersebut menyembunyikan cedera yang ia alami sebelum pertandingan menghadapi Mayweather. Menurut NAC, Pacquiao tidak mengatakan apa-apa terkait cederanya saat sesi tanya jawab pra-pertandingan.
Jika Pacquiao terbukti bersalah, petinju berusia 36 tahun itu terancam hukuman penjara selama satu hingga empat tahun. Dikutip dari BBC Sport, ancaman denda hingga lima ribu dolar Amerika Serikat juga menantinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adalah Stephane Vanel dan Kami Rahbaran, menurut berita yang dituliskan TMZ, mengklaim tuntutan tersebut dilakukan atas nama mereka yang telah mengeluarkan uang demi pertandingan tersebut. Tuntutan mereka jauh lebih besar dari NAC, yakni mencapai setidaknya lima juta dolar Amerika Serikat.
Sementara itu, menurut Dokter Ortopedi Neal ElAttrache, cedera bahu yang diderita Pacquiao sendiri dapat membuat petinju itu harus menepi selama sembilan bulan hingga satu tahun. Semua tergantung pada proses operasi dan rehabilitasi nantinya.
Namun, waktu operasi ini sendiri masih belum diketahui pelaksanaannya. Operasi baru diperkirakan akan dilakukan di Los Angeles, Amerika Serikat.
"Setelah berbicara dengan doktor, maka dipastikan metode dan pendekatan terbaik bagi Pacquiao adalah operasi," ujar penasihat Pacquiao, Michael Koncz, seperti yang dilansir ESPN. (vri)