Meski demikian, Chong Wei yang hukuman larangan bertanding delapan bulan karena kasus dopingnya baru berakhir pekan depan, hanya akan bermain pada nomor beregu pada ajang dua tahunan untuk 11 negara yang akan berlangsung pada 5-16 Juni tersebut.
Pejabat tinggi Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) mengatakan bahwa mereka menginginkan Lee untuk bermain di turnamen lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada benturan tanggal dan kami harus memperhitungkan jet lag dan juga waktu tempuh perjalanan.
Rendahnya ranking Chong Wei dikarenakan ia belum bertanding seama delapan bulan. Kini ia menduduki peringkat tiga pebulu tangkis putra Malaysia, sementara Malaysia hanya mendapatkan dua slot pada Kejuaraan Dunia Agustus nanti.
Pebulu tangkis no 31 dunia, Chong Wei Feng, dan no 41 dunia, Zulfadi Zulkiffli menempati dua peringkat teratas di Malaysia. Namun Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Khairy Jamaluddin, berkata bahwa Lee harus dipilih.
"Saya akan menyerahkan keputusan ini kepada BAM. Saya tidak akan mengintervensi," kata Khairy. "Namun Chong Wei masih yang terbaik di negara ini. Ia harus berada di sana."
"Kami semua tahu alasannya tidak lolos kualfikasi. Ia seharusnya lolos jika saja tidak dilarang bertanding selama delapan bulan."
"Namun kami harus menuruti aturan. Dua pebulu tangkis teratas adalah Wei Feng dan Zulfadli dan tidak adil jika mereka tidak bisa pergi."
Absennya Lee selama delapan bulan membuktikan kerapuhan skuat pebulu tangkis putra Malaysia. Namun, sektor putri lebih memiliki masa depan cerah dengan pemenang Kuala Lumpur Terbuka, Jin Wei, akan mendampingi pebulu tangkis 19 tahun Ho Yen Mei.
Frost berkata bahwa ia yakin Jin Wei siap dikirimkan.
"Jin Wei baru 15 tahun namun ia sangat baik. Ia akan menjadi pebulu tangkis termuda yang melakukan debut di SEA Games. Saya menantikan kesempatan melihat aksinya," kata Dane.
"Ia akan turun di nomor tunggal. Namun semuanya belum final. Ini rencana kami saat ini dan kami bisa melakukan pergantian, jika saja ada hal-hal tak terduga." (vws)