Namun, Valentino juga mengakui bahwa Stadium melakukan kesalahan.
"Dari evaluasi pelatih, offense kami terlalu terbawa iramanya SM. Kami bisa main cepat, transisi dari defence ke offense, fast break. Namun ya agak terburu-buru. Kalau soal defence, lihat saja skor tadi," kata pemain yang menyumbangkan delapan poin pada pertandingan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awal kuarter keempat, masing-masing tim saling mengejar melalui tembakan tiga angka. Pada satu menit akhir, tembakan bebas Erick Sebayang menutup kemenangan untuk SM Britama.
"Kita (Stadium) sudah sangat bagus. Ya, kecolongan satu atau dua wajar lah."
Sementara itu, Erick yang memastikan kemenangan SM berkata bahwa pertandingan tadi malam bukan pertandingan terbaik SM.
"Overall kami main jelek walaupun menang. Apapun hasilnya, itu bukan level kami. Salut untuk Stadium Jakarta bisa bermain seperti itu," kata Erick. (vws)