Bale terus-menerus jadi sasaran cemoohan, baik itu dari pengamat sepak bola ataupun dari para fans Madrid sendiri. Mereka terus menyoroti penampilan Bale yang dianggap tak sesuai dengan label pemain termahal yang melekat pada dirinya.
Dilansir dari Daily Mail, ternyata salah satu hal yang bisa jadi sebab kegagalan Bale mengeluarkan penampilan terbaiknya di Madrid adalah tidak lain karena keterbatasan kemampuannya untuk berkomunikasi dengan rekan-rekan setimnya,
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasalnya, bahasa Spanyol menjadi bahasa yang sering digunakan oleh para pemain Madrid di ruang ganti pemain meskipun beberapa pemain seperti Cristiano Ronaldo dan juga pelatih Carlo Ancelotti juga menggunakan bahasa Inggris.
Jika mengacu pada statistik, sejatinya performa Bale tidak terlalu merosot bila dibandingkan musim lalu. Musim lalu, Bale mencetak total 22 gol di seluruh kompetisi sedangkan pada musim ini mantan pemain Tottenham Hotspur itu mencatat 17 gol.
Namun sepertinya musim lalu para suporter Madrid masih memberikan 'kelonggaran' bagi Bale lantaran ketika itu merupakan musim pertama Bale. Selain itu, Bale juga mencetak gol penting di final Piala Raja dan Liga Champions.
Sementara itu pada musim ini, kritikan mulai datang pada Bale saat ia dinilai bermain egois dengan tidak memberikan bola pada Cristiano Ronaldo Januari lalu. Setelah momen itu, Bale terus-menerus dihujani kritik seiring dengan performanya labil. (ptr/ptr)