Tidak sampai di situ, pada laga Liverpool lawan Manchester United, Suarez menolak untuk jabat tangan dengan Evra di awal pertandingan yang sempat menyulut keributan kecil di awal laga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hal itu bukanlah sebuah masalah besar jelang laga final ini. Hal yang paling penting bagi saya adalah saya bisa bermain di partai final," ucap Evra seperti dikutip dari Guardian.
"Namun saya harus memastikan terlebih dulu bahwa dia tidak mengabaikan kehadiran saya di lapangan nantinya," kata bek kiri asal Prancis ini melanjutkan.
Bagi Evra sendiri, partai final ini merupakan final kelima Liga Champions bagi dirinya. Sebelumnya ia pernah melaju ke partai puncak bersama AS Monaco, United (3 kali), dan kini Juventus.
"Saya tidak benar-benar menyadari hal itu sampai akhirnya orang-orang berkata pada saya bahwa ini adalah final kelima sepanjang karir saya," tutur Evra.
"Satu poin penting dalam hal ini adalah saya tidak ingin kembali mengalami kekalahan di partai final kali ini," kata Evra yang baru sekali memenangi trofi Liga Champions dari empat laga yang diikuti. (ptr/ptr)