Gerrard nyaris saja melengkapi koleksi trofinya bersama Liverpool musim lalu. Sayangnya, sang kapten justru terpeleset dan insiden itu memudahkan Demba Ba mencetak gol bagi Chelsea yang akhirnya berpengaruh pada posisi Liverpool di puncak klasemen.
Setelah momen itu, banyak suara yang kemudian menyebut bahwa Gerrard adalah salah satu sebab kegagalan Liverpool meraih gelar musim lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memenangi Liga atau tidak ditentukan dari 38 pekan namun saya tidak bodoh, saya menyadari benar bahwa apa yang terjadi saat itu berpengaruh besar pada perburuan titel," kata pria yang sempat diisukan pindah ke beberapa klub selama karirnya ini.
"Saya rasa selama 17 tahun karir saya di sini, saya sudah menunjukkan yang terbaik."
"Saya pun merasa para suporter tetap menghormati saya untuk masa karir saya selama 17 tahun di sini dibandingkan dengan sebuah kesalahan yang saya lakukan," tutur Gerrard.
Bermain Dengan Beban yang Berkurang
Keputusan Gerrard untuk hijrah ke MLS bersama Los Angeles Galaxy salah satunya disebabkan karena dirinya ingin merasakan pengalaman baru.
"Ini akan menjadi tantangan yang mengasyikkan. Saya akan berusia 35 tahun dan ini adalah waktu yang tepat untuk menikmati beberapa tahun bermain dengan tekanan yang jauh berkurang."
"Dengan demikian akan banyak waktu yang bisa saya habiskan bersama keluarga," ujar Gerrard.
"Namun saya tetap berada dalam kondisi yang bagus. Saya masih bisa menikmati permainan, menjadi pemain inti, dan bersaing memperebutkan trofi di Amerika Serikat nanti," kata pemain asli binaan Liverpool ini. (ptr/ptr)