Selain kebangkitan Lionel Messi, kunci sukses Barcelona menjuarai La Liga itu tidak lepas dari kontribusi yang diberikan tiga pemain baru mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di bawah penjagaan Bravo, gawang Barcelona berada di tangan yang aman. Kiper asal Chile itu bahkan nyaris tanpa cela. Hingga 37 pertandingan, gawang Barcelona hanya kebobolan 19 gol.
Lupakan Xavi
Pemain baru kedua yang memberikan kontribusi penting adalah gelandang Ivan Rakitic. Kehadiran pemain asal Kroasia itu bahkan mampu menggeser posisi kapten tim, Xavi Hernandez, dari tim inti.
Sebelum kedatangan Rakitic, Xavi dan Andres Iniesta adalah duet lini tengah Barcelona yang tidak tergantikan. Namun, kedatangan Rakitic membuat Xavi dan Iniesta hanya tampil bersama empat kali di La Liga musim ini.
Rakitic terbilang mudah beradaptasi. Penampilan pemain yang dibeli dari Sevilla itu sangat dinamis, cocok dengan permainan Barcelona di bawah asuhan Luis Enrique. Total Rakitic sudah tampil sebagai starter di 31 pertandingan La Liga musim ini.
Pemain anyar terakhir yang menjadi kunci sukses Barcelona adalah Luis Suarez. Striker yang diboyong dari Liverpool dengan harga 81 juta euro itu awalnya mengalami kesulitan untuk beradaptasi.
Selain karena harus menunggu melakoni debut hingga 25 Oktober 2015, Suarez sempat mengalmi kesulitan menyesuaikan diri main bersama Messi dan Neymar.
Namun, perlahan tapi pasti, Suarez berhasil beradaptasi, terutama di paruh kedua musim. Suarez saat ini sudah mencetak 16 gol dari 30 penampilan di La Liga. Kolaborasinya dengan Messi dan Neymar telah menghasilkan 79 gol untuk Barcelona di La Liga.
Masih ada dua pemain baru lainnya yang tidak bisa dilupakan kontribusinya oleh fans Barcelona, mereka adalah kiper Marc-Andre ter Stegen dan bek Jeremy Mathieu.
Penampilan impresif Ter Stegen di pentas Liga Champions membuat Bravo bisa fokus bermain di La Liga. Sementara Mathieu memberikan kedalaman skuat di lini belakang, Barcelona, yang selama ini lebih sering mengandalkan duet Javier Mascherano dan Gerard Pique.
Kontribusi Mathieu juga terlihat ketika mencetak gol saat Barcelona mengalahkan Real Madrid 2-1 pada 22 Maret 2015. (har/har)