Pada musim ini tim asuhan Carlo Ancelotti itu hanya mampu merebut 17 poin dari tujuh besar La Liga, dari maksimal 36 poin yang dapat mereka raih. Nilai-nilai yang hilang itu terjadi kala Madrid menghadapi Barcelona, Atletico Madrid, Valencia, Sevilla, Villarreal, dan Athletic Bilbao.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian imbang dua kali dengan Villarreal (2-2) dan Valencia (1-1), dan sekali kalah dari rival sekota, Atletico (1-2).
Catatan tersebut ternyata tak berbeda jauh dengan yang dilewati Madrid pada musim lalu. Musim lalu Madrid juga gagal meraih gelar La Liga, dan jatuh ke tangan rival sekotanya, Atletico.
Pada musim lalu, Madrid hanya merebut 18 poin dari maksimal 36 poin saat berhadapan dengan tim tujuh besar di La Liga. Lagi-lagi, mayoritas poin Madrid itu mereka raih di kandang sendiri.
Dari enam tim yang menghuni tujuh besar musim lalu (Barcelona, Atletico, Sevilla, Bilbao, Villarreal, dan Real Sociedad), Madrid hanya mampu merebut satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan sekali kalah ketika melakoni laga tandang.
Sedangkan ketika bermain di Santiago Bernabeu, mereka empat kali menang dan dua kali kalah. Sehingga secara keseluruhan Cristiano Ronaldo dkk hanya mampu merebut lima kemenangan, tiga hasil imbang, dan empat kekalahan di 12 laga menghadapi tim-tim yang masuk tujuh besar La Liga.
Kegagalan untuk tampil bagus saat menghadapi tujuh besar ini, membuat Madrid untuk dua tahun berturut-turut gagal merengkuh trofi La Liga, yang mungkin saja akan membuat posisi Carlo Ancelotti sebagai pelatih Madrid akan goyah. (kid/kid)